Medan -
Gempa berkekuatan 6,7 SR juga dirasakan di sebagian
daerah di Sumatera Utara (Sumut). Sejauh ini belum diperoleh laporan
kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Namun listrik di sejumlah
titik di Medan, padam.
Di Medan, guncangan gempa membuat sebagian
masyarakat segera keluar dari rumah. Di kawasan Jl Yos Sudarso, warga
terlihat berdiri di tepian jalan, sembari memperhatikan tiang lampu.
Lampu yang bergoyang mengindikasikan guncangan masih terjadi.
"Tadi
pertama lihat air bak di kamar mandi, begitu goyang langsung keluar
rumah. Kemudian saya lihat lampu di tiang listrik juga goyang-goyang di
depan rumah, jadi langsung keluar," ujar Ana, salah seorang warga di Jl
Yos Sudarso, Selasa (6/9/2011).
Sementara warga lainnya, Reza
Syah Ananda yang tengah berada di Jl Amir Hamzah menyatakan, tak lama
setelah gempa, listrik di kawasan Medan Helvetia, padam.
"Tidak lama, langsung padam. Belum menyala sampai sekarang," kata Reza.
Ternyata
listrik juga padam di kawasan Jl Setia Budi, Jl HM Yamin, Jl Mansyur,
dan sebagian kawasan Perumnas Simalingkar. Namun sejauh ini belum ada
keterangan apakah padamnya listrik terkait gempa atau tidak.
Guncangan
gempa juga menyebabkan orang-orang yang tengah berada di gedung tinggi
mengalami kepanikan. Mereka memutuskan segera turun dan keluar dari
gedung tersebut, karena khawatir gedung tersebut akan rubuh. Antara lain
terlihat di kawasan Jl S Parman, serta Jl Cirebon.
Selain di
Medan, gempa juga dirasakan di sejumlah daerah lainnya yang bahkan
terpaut sekitar 200 kilometer dari Medan, yakni Kabupaten Samosir, Toba
Samosir dan Tapanuli Utara, kemudian Kota Pematang Siantar dan Kabupaten
Simalungun, serta Kabupaten Labuhan Batu. Selain itu dirasakan juga di
Kabupaten Karo, Deli Serdang dan Langkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar