UEFA menolak banding yang diajukan oleh Arsene Wenger. Dengan
demikian, manajer Arsenal itu tak bisa mendampingi timnya pada dua
pertandingan awal fase grup Liga Champions.
Wenger diskors dua laga akibat tindakannya kala The Gunners melawan Udinese di leg pertama play-off
Liga Champions, pertengahan Agustus lalu. Saat itu, Wenger yang tengah
menjalani masa skorsing tertangkap kamera memberi instruksi kepada
asisten manajer Pat Rice lewat bantuan pelatih tim pertama Boro
Primorac.
Atas tindakannya tersebut, UEFA kemudian menjatuhkan sanksi dua laga untuk Wenger. Mereka juga menjatuhkan denda sebesar 10.000 euro kepada klub London Utara itu.
Arsenal yang tidak terima kemudian mengajukan banding. Mereka juga meminta hukuman Wenger ditangguhkan sehingga pria asal Prancis itu bisa mendampingi timnya di leg kedua yang digelar di kandang Udinese.
Wenger akhirnya diizinkan mendampingi timnya di Friuli, di mana Arsenal meraih kemenangan 2-1 atas tim tuan rumah.
Namun, proses banding tetap berjalan. Dan pada akhirnya, UEFA menolaknya.
"Komisi
banding UEFA menolak banding yang diajukan Arsenal dan Arsene Wenger
atas suspensi dua pertandingan yang dijatuhkan kepada si manajer setelah
klub Inggris itu menjalani leg pertama play-off Liga Champions melawan Udinese pada 16 Agustus," demikian keterangan di situs resmi UEFA.
Dengan
keputusan UEFA ini, maka Wenger tak bisa mendampingi timnya dalam dua
laga awal Grup F Liga Champions, yakni melawan Borussia Dortmund pada 13
September dan Olympiakos pada 28 September.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar